Ragam Manfaat Daun Kelor

     


        Kelor (Moringa oleifera L.) adalah tanaman yang kaya nutrisi dan sering disebut “miracle tree” dikarenakan semua bagian tumbuhan kelor sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Kandungan nutrisi tersebar pada seluruh bagian tanaman kelor, mulai dari daun, kulit batang, bunga, buah (polong), sampai akarnya dan sudah dikenal luas sebagai tumbuhan obat. Akar kelor diolah untuk obat luar penyakit beri-beri, serta daunnya digunakan untuk obat kulit. Sementara untuk obat dalam, sering dimanfaatkan untuk penyakit rematik, epilepsi, kekurangan vitamin C, gangguan atau infeksi saluran kemih, bahkan sampai penyakit kelamin “gonorrhoea”. Dunia ilmu pengetahuan mengakui bahwa kelor merupakan tanaman paling kaya nutrisi yang ditemukan untuk saat ini. Kelor mengandung lebih banyak vitamin, mineral, antioksidan, asam amino esensial dan senyawa lain yang bermanfaat. 

        Kelor mempunyai kandungan senyawa yang berfungsi sebagai antitumor, antipiretik, antiepileptik, antiinflamatori, antispasmodik, diuretik, antihipertensi, menurunkan kolesterol, antioksidan dan antidiabetik. Daun kelor mengandung mineral, asam amino essensial, antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, flavonoid, tanin dan masih banyak lainnya. Pemanfaatan dari daun kelor di beberapa daerah di Indonesia masih belum maksimal. Salah satu yang paling menonjol dari tanaman kelor adalah kandungan pada antioksidan, terutama pada bagian daun. Berdasarkan uji fitokimia, daun kelor (Moringa oleifera L.) mengandung tannin, steroid dan triterpernoid, flavonoid, saponin, antarquinon, alkaloid, dimana semuanya merupakan antioksidan. Menurut hasil penelitian, daun kelor segar memiliki kekuatan antioksidan 7 kali lebih banyak dibandingkan vitamin C. Salah satu grup flavonoid yang dimiliki kelor yaitu kuersetin, dimana kuersetin memiliki kekuatan antioksidan 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan vitamin E. 

Manfaat tanaman kelor dalam berbagai bidang, diantaranya : 


1. Bidang kesehatan, sebagai bahan baku membuat teh kelor (bagian tanaman yang dimanfaatkan adalah daun kelor kering), dan sebagai bahan baku membuat kapsul dan tablet berupa tepung daun kelor.
2. Bidang kecantikan, sebagai bahan baku membuat minyak kelor, dimana bagian tanaman kelor yang dimanfaatkan adalah biji kelor. 
3. Makanan bergizi, sebagai bahan baku membuat beragam produk olahan makanan dari tepung kelor, seperti pudding, keripik, es krim, dan kue bolu.
4. Pupuk, sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik (sumber nitrogen), dimana bagian tanaman kelor yang dimanfaatkan adalah daun kelor.

Manfaat kelor dalam dunia kesehatan antara lain :

* Melindungi sistem kardiovaskular. 

* ⁠Meningkatkan kesehatan mata.

* ⁠Mengobati penyakit neurodegeneratif.

* ⁠Menyembuhkan edema.

* ⁠Mengurangi hipertensi.

* ⁠Bertindak sebagai agen antibakteri. 

* ⁠Perawatan kulit dan perawatan rambut. 

* ⁠Mengobati anemia dan sickle cell disease.

* ⁠Mengurangi peradangan. 

* ⁠Menangkal radikal bebas.

* ⁠Mencegah kanker. 

* ⁠Meningkatkan produksi asi.

* ⁠Menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. 

* ⁠Menjaga kesehatan mata.

Komentar